Share

Sabtu, 09 Agustus 2014

Wanita Kursi Roda

 

Mengapa aku menuliskan judul itu...? Entahlah ,itu yang kulihat di mimpiku.

Semua berawal ketika aku mencoba ingin melupakanya dengan berlibur ke negri orang ,berharap apa yang menjadi beban selama ini lepas

Pukul 5 sore aku tiba di hotel, hotel tersebut cukup terkenal lah..., duduk berjam jam membuat badan terasa capek karna di perjalan yang cukup panjang, aku berniat untuk mengistirahatkan badan ini sejenak di kamar hotel yang suasana cukup nyaman ,suasananya di tengah kota dan tepatdi seberang jendela pantai yang indah, membuat tidurku lebih nyenyak.


Tidur ku terasa gelisah !!ketika aku bangun dikarenakan melihat sosok wanita yang duduk di kursi roda, aku cemas ,seolah-olah tak percaya apa yang menghampiri di mimpiku,aku duduk di jendela melihat lautan yang diatasnya ditemanin bulan yang terang serta bintang-bintang, dan aku pun sadar!! wanita itu ternyata dia!! iya dia!! ga salah lagi!!, dan setetes demi setetes air mata pun berjatuhan ntah kenapa aku seperti ini, dia datang di saat seperti ini dalam kondisi seperti ini!! 

jam menunjukan pukul 23.55 dan tanggal 31, dan aku baru ingat bahwa besok ialah tanggal 1!! yang mana pada tanggal tersebut aku menembak seorang gadis cantik berjilbab, yang telah tidak ada berbincang lagi.

ya allah apa tanda yang kau berikan...??!! aku jadi begitu cemas sekarang, di mimpiku dia duduk tersenyum di kursi roda!! 

Dan tangisku menemanin malam itu.

Malam semakin larut hingga jam setenga satu malamm aku tidak bisa tidur dengan kondisi seperti ini, aku begitu pengecut sampai sampai aku tidak berani untuk menghubungi dia, bahwa sekarang tanggal 1 yaitu tanggal meniversarry aku sama dia, jari jari ini bergemetar untuk menekan tombol di hp ini, lalu aku memberanikan diri untuk mengirim pesan suara yang berisi "Hai ..!!selamat tanggal 1 ya untuk kesekian kalinya, aku ga bisa tidur loh, aku terbangun eh kiranya tanggal satu hehe" cuman kata kata yang aku anggap bodoh yang telontarkan saat itu, dan pada saat itu aku berusaha tegar walau pipi membasahi, "Hei.....!! kamu cowok!! kok cengeng gitu!! kuat dong!! jangan jadi lemah gitu!! " itu pikiran logika ku yang berkata, tetapi memang iya perasaan sama logika itu bertolak belakang, di sisi logika aku kuat tapi kalau tentang perasaan sangat lah rapuh.

Bulan Bintang dan deburan ombak menemaniku malam itu, berjam jam aku meratapi apa ang terjadi terhadapku, aku tak percaya semua ini, hingga aku tertidur dikursi saat itu dan berdoa semoga dia baik baik saja disana.


begitulah yang aku ingat tantang "WANITA KURSI RODA" yang menghampiri mimpiku, walaupun singkat tapi itu sangat mendalam di benak ku hingga saat ini.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar